0 Comment
Lengkap-Macam-Jenis-FUNGSI-dan-Unsur-UNSUR-SENI-RUPA

-Macam-Macam FUNGSI dan Unsur-UNSUR SENI RUPA-Postedby-BukanTrik-, Seperti yang dijelaskan sebelumnya pada artikel pengertian dan macam macam jenis seni rupa bahwa Seni rupa adalah bentuk hasil ekspresi manusia yang diwujudkan melalui unsur-unsur garis, bidang, bentuk, volume dan ruang. Selain pengertian di atas Seni rupa juga dapat diartikan sebagai salah satu cabang seni yang hasil karyanya dapat dinikmati oleh masyarakat umum

Selain dapat di nikmati karya-karya seni nya. Ternyata seni rupa memiliki beberapa manfaat dan fungsi bagi aspek kehidupan yang mungkin oleh kebanyakan orang di kesampingkan. Karena ketidak tahuan manfaat dan fungsi dari belajar seni rupa. Apa sih fungsi dari belajar seni rupa ? dan unsur apa saja untuk di ketahui dalam belajar seni rupa ?

FUNGSI dari CABANG JENIS SENI RUPA


Ditinjau dari Jenis Cabang nya Fungsi Seni Rupa dibagi menjadi dua bagian, Yaitu Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan

SENI RUPA MURNI

Seni rupa murni adalah salah satu jenis cabang seni rupa yang dibuat tanpa mempertimbangkan fungsi dan kegunaannya. Tetapi hasil karya yang dihasilkan dari seni rupa murni lebih mengutamakan keindahan dan nilai seni. Biasanya hasil karya seni rupa murni hanya dijadikan sebagai pajangan atau hiasan suatu tempat.

SENI RUPA TERAPAN

Seni rupa terapan adalah sebuah karya seni yang dapat digunakan dalam menunjang kehidupan sehari-hari. Selain memiliki nilai seni, hasil karya seni rupa terapan juga memiliki nilai fungsi tertentu. Hal tersebut mengakibatkan, pembuatan karya seni ini lebih sulit dari seni murni.

Karena karya seni ini lebih memperhitungkan fungsi dari hasil karyanya dari pada keindahan karyanya . Contoh karya seni rupa terapan yang bisa kita temukan dalam kehidupan sehari-hari seperti meja, kursi, pintu dan bangunan.

Dan salah satu karya seni terapan yang ditinggalkan nenek moyang sebagai bagian dari seni budaya yang dapat kita lihat adalah seni rumah adat, senjata adat tradisional, seni pakaian adat dan seni alat musik tradisional.

FUNGSI DAN PERAN SENI RUPA DALAM ASPEK KEHIDUPAN


A. FUNGSI PRAKTIS

Karya seni rupa , selain bersifat individual juga sebagai media ekspresi, karena manusia secara naluriah dalam kehidupannya mencintai keindahan dan selalu berupaya menghadirkan sentuhan keindahan dalam berbagai aspek kehidupannya,

juga memiliki sifat pragmatis untuk memenuhi fungsi praktis dan fisik sebagai benda-benda kebutuhan sehari-hari, sehingga kecintaan manusia pada keindahan disalurkan pada pembuatan atau penikmatan aneka perabot dan benda-benda pakai yang indah yang diproduksi dengan teknologi yang maju, seperti ; hunian yang nyaman, jenis-jenis perabot rumah tangga, aneka produk karajinan tangan, beragam model pakaian, bahkan media komunikasi dan hiburan.

B. FUNGSI EDUKATIF

Berkarya seni apapun telah terbukti secara tidak langsung sangat membantu pendidikan melalui penerapan metode pembelajaran melalui pendidikan seni dalam upaya untuk membantu pengembangan berbagai fungsi perkembangan dalan diri seorang anak. Yang meliputi kemampuan fisik, daya pikir, daya cerap, cita rasa keindahan, kreativitas.

Seorang anak akan lebih mudah belajar tentang sesuatu bila melalui seni. Hal ini di karenakan kegiatan berseni seni pada anak seperti halnya anak sedang bermain, sehingga dalam proses pembelajarannya pun akan berlangsung dengan menyenangkan. Hingga usia berapapun proses berseni selalu dapat terlaksana berkat rasa senang.

C. FUNGSI EKSPRESI

Unsur-unsur seni rupa seperti garis, warna, bentuk dan tekstur merupakan ide-ide/gagasan, imajinasi, pengalaman yang estetis yang kemudian diungkapkan berwujud ekspresi simbolis yang sangat pribadi.

Fungsi ekspresi ini banyak dijumpai pada seni murni, karena seni murni merupakan penuangan ekspresi yang murni yang hanya sebagai media ekspresi diri, bukan dilakukan untuk fungsi seni praktis.

Pada kegiatan seni rupa anak, pada umumnya memiliki sifat seni murni, karena anak belum menginginkan apa-apa selain berseni sebagai perwujudan gagasan estetisnya.

D. FUNGSI PSIKOLOGIS

Seni rupa di samping sebagai media ekspresi dapat pula dimanfaatkan sebagai fungsi terapeutik sebagai sarana sublimasi, relaksasi, yaitu sebagai penyaluran berbagai permasalahan psikologis yang di alamai seseorang.

Terapi melalui seni tidak mementingkan nilai tingkat keindahan karya yang dihasilkan, tetapi lebih mementingkan terlaksananya proses penyembuhan pengalaman traumatik dalam diri seseorang.

UNSUR-UNSUR SENI RUPA


Seperti penjelasan sebelumnya bahwa Seni rupa dibentuk dari beberapa unsur sederhana yang menyatu, sehingga unsur-unsur tersebut bersatu yang akhirnya menjadi sebuah karya seni. Dan unsur-unsur pembentuk seni rupa dalam dunia seni biasa disebut dengan nama unsur seni rupa.

Unsur-unsur yang membentuk seni rupa merupakan elemen yang digunakan oleh seorang seniman. Untuk membentuk atau membuat sebuah karya seni, yang nantinya karya seni itu dapat dinikmati oleh masyarakat umum.

Untuk belajar seni rupa maka yang perlu di pahami sebelum membuat karya seni yang indah maka kita harus mengenal unsur-unsur seni yang menjadi dasar membuat karya seni yang indah. Dianataranya sebagai berikut

1. Unsur Titik

Unsur seni rupa yang pertama adalah titik, yang merupakan unsur paling dasar dalam karya seni ini, yang juga digunakan dalam seni rupa dimensi satu. Selain sebagai unsur yang paling dasar titik juga merupakan unsur yang paling kecil.

Tetapi jangan salah, walaupun termasuk unsur yang paling dasar dan kecil, titik juga dapat menjadi pusat perhatian. Apabila titik tersebut berkumpul antara satu sama lain dan memiliki warna yang berbeda dari warna bidang yang digunakan. Titik dapat dibuat dengan cara menentukan jarak lebar atau jarak sempit antar titik. Unsur titik dapat berukuran kecil maupun besar dengan variasi warna berdasarkan kebutuhan seniman.

2. Unsur Garis

Unsur berikutnya adalah garis, dimana garis terbentuk dari sebuah goresan dari suatu benda. Seperti bidang, ruang, tektur warna dan lain sebagainnya. Pada umumnya garis memiliki berbagai macam bentuk. Tetapi bentuk yang paling populer yang itu bentuk horizontal dan vertical.

Garis terbentuk dari beberapa titik yang bergabung menjadi satu, unsur garis dalam seni rupa juga memiliki variasi dari sifat garisnya. Misalnya garis yang bersifat panjang, pendek melengkung, tebal, tipis, halus, berombak, miring dan lain sebagainya.

3. Unsur Bidang

Unsur selanjutnya adalah bidang yang mana merupkan salah satu unsur perkembangan dari penampilan unsur garis. Unsur bidang adalah perpaduan antara beberapa garis dalam keadaan tertentu. Bidang dalam seni rupa dapat diamati secara visual pada setiap karya seni berdasarkan bentuk karya seni tersebut.

Unsur bidang terbentuk karena adanya pertemuan antara masing-masing ujung garis dalam sebuah bangun datar atau bidang tertentu. Unsur bidang dalam karya seni ini terdiri dari beberapa bentuk. Misalnya bidang geometris, bidang biomorfis, bidang bersudut dan bidang tak beraturan.

4. Unsur Bentuk

Selanjutnya Bentuk adalah unsur dalam seni rupa yang dapat disentuh dan dilihat secara langsung. Unsur bentuk dalam karya seni ini juga dapat disebut dengan nama shapes, yang terdiri dari benda polos yang muncul secara kebetulan. Seperti halnya ornamental, bulat, panjang, tidak teratur, persegi dan lain sebagainnya.

Selain shapes, unsur bentuk dalam seni rupa yang lainnya adalah form. Unsur form adalah unsur yang bertolak belakang dengan unsur bentuk shapes. Selain dapat disentuh dan dilihat oleh indera penglihatan. Unsur bentuk form juga memiliki kandungan nilai didalamnya karyanya.

5. Unsur Tekstur

Sama seperti unsur bentuk, unsur tekstur dalam seni rupa juga dapat dilihat dan dirasakan oleh indera peraba. Unsur ini memiliki berbagai macam sifat yang dapat membentuk sebuah karya seni. Mulai yang bersifat halus, kasar, kusam, licin, mengkilap dan lain sebagainya.

Unsur tektur dibagi menjadi dua macam, yang pertama adalah tekstur dimana permukaannya menggambarkan suatu pesan yang sebenarnya. Atau biasa disebut atau dikenal dengan sebutan tekstur nyata.

Yang selanjutnya adalah tekstur yang permukaannya berbeda antara indera pengihatan dengan indera peraba. Tekstur ini memiliki fungsi untuk memberikan makna tertentu pada permukaan yang dapat menciptakan nilai seni yang tinggi. Tekstur ini bisa dikenal atau disebut dengan tekstur semu.

6. Unsur Warna

Berdasarkan KBBI warna memiliki arti kesan yang ditangkap oleh indera penglihatan, berupa cahaya yang dipantulkan dari suatu benda. Dalam teori fisika juga meyebutkan bahwa warna dapat dilihat dari tujuh spectrum warna.

Sebenarnya semua warna yang ada sekarang ini, tidak dapat dipisahkan dari warna dasar. Apabila warna dasar ini bercampur antara satu sama lain dengan takaran yang berbeda akan menghasilkan warna yang berbeda pula. Warna dasar yang saya maksudkan adalah merah, biru dan kuning, dan semua warna selain warna ini adalah warna turunan.

Teori untuk mempelajari warna dibagi menjadi dua macam, dan salah satunya adalah teori pegmen warna. Yang mengatakan bahwa warna adalah butiran halus yang terkandung dalam warna. S elain itu teori ini juga memberikan istilah-istilah terkait masalah ini antara lain.
  • Warna Primer: Atau warna dasar, warna yang digunakan untuk menciptakan warna lainnya. Warna primer terdiri dari warna biru, merah dan kuning.
  • Warna Sekunder: Warna yang dihasilkan dari pencampuran antara warna primer dengan warna primer lainnya. Warna sekunder terdiri dari beberapa warna seperti jingga, hijau dan ungu.
  • Warna Analogus: Adalah deretan warna yang letaknya berada dalam satu lingkup lingkaran warna. Contoh warna ini seperti warna hijau yang menuju pada warna kuning
  • Komplementer: Adalah sebuah warna yang kontras dan letaknya berada di luar daerah lingkaran warna. Jenis warna ini merupakan kebalikan dari jenis warna analogus. Contoh jenis warna ini adalah warna merah dengan warna hijau dan warna kuning dengan warna ungu.
7. Gelap Terang

Unsur gelap terang dalam karya seni rupa 2 dimensi memiliki fungsi untuk menggambarkan benda agar terlihat seperti hasil karya seni 3 dimensi. Dan juga untuk memberikan kesan ruang atau kedalaman pada sebuah gambar. Teknik gelap terang dibagi menjadi dua bagian yaitu teknik gradasi dan silhouette.

8. Ruang (kedalaman)

Unsur ruang juga salah satu unsur yang dapat dirasakan langsung oleh para penikmatnya. Dalam seni rupa 3 dimensi, unsur ini memiliki beberapa contoh yang ada dan sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti halnya ruangan dalam rumah, bangun ruang, ruang acara, ruang kamar dan lain-lain.

Lain halnya pada seni rupa dua dimensi, unsur ruang hanya bersifat maya atau semu karena unsur ruang pada karya seni ini dihasilkan oleh efek menggambar. Dari bidang yang pipih, menjoroh, cekung datar, jauh, dekat dan cembung.

Demikian penjelasan lengkap mengenai “Lengkap : PENGERTIAN dan Macam-macam Jenis SENI RUPA “ semoga bermanfaat . silahkan baca juga artikel terkait lainya dan jangan lupa komentarnya untuk masukan dan perbaikan nya. Makasih banyak untuk kunjungannya ke blog BukanTrik.

Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan sopan

 
Top