0 Comment
Keunikan Rumah Adat Papua Barat (Gambar dan penjelasan)

Keunikan-Rumah-Adat-Papua-Barat-Gambar-dan-penjelasan

-Rumah Adat Papua Barat-Postedby-BukanTrik-, provinsi Papua barat terdiri atas banyak suku bangsa dengan bahasa yang berbeda-beda. Bahkan dalam satu suku bangsa, ada yang memiliki banyak bahasa. Wilayah Papua barat tidak identik dengan wilayah budaya masing-masing karena suku bangsa tersebut menyebar pada beberapa Kabupaten. Suku bangsa Arfak mendiami pegunungan Arfak, di kabupaten Manokwari hingga teluk Bintuni. Suku bangsa Doteri merupakan suku bangsa migran dari pulau Numfor di wilayah pesisir Kabupaten teluk Wondama bersama suku Kuri, Simuri, irarutu, Sebyar, Moscona, Mairasi, Kambou, Onim, Sekar, Maibrat, Tehit, Imeko, Moi, Tipin, Maya dan suku bangsa Biak

Penduduk asli Papua barat memiliki mata pencaharian sebagai nelayan dan petani tradisional. Makanan asli penduduk papua barat adalah Sagu dan ubi-ubian. Selain masyarakat asli papua barat, terdapat pula masyarakan suku bangsa lainnya dari berbagai pelosok Nusantara yang hidup berbaur seperti Jawa, Bugis, batak, Dayak, Manado, Key dan Tionghoa.

Kehidupan tradisional masyarakat di papua barat masih dapat dijumpai di kampong-kampung tiap daerah dengan adanya kepala suku sebagai pimpinan. Wilayah Papua barat merupakan tempat pekabaran Injil dan Syiar agama Islam. Kabupaten Manokwari mendapat julukan kota Injil karena pertama kali Injil masuk ke tanah Papua melalui pulai Mansinam yang terletak di wilayah manokwari.

Papua seperi provinsi lainya di Indonesia memiliki kebudayaan yang khas diantaranya yang akan di bahas adalah rumah adat tradisionalnya yang bernama rumah adat MOD AKI AKSA. Selain itu, sisa-sisa peradaban masa lalu masih bisa dijumpai di daerah Fakfak dan kaimana berupa lukisan purba bermotif telapak tangan manusia, tumbuhan dan hewan yang dilukis di dinding pulau karang.

Rumah adat papua Mod Aki Aksa mengandung arti yaitu rumah kaki seribu. Alasan Rumah mod aki aksa disebut rumah kaki seribu karena memiliki banyak sekali tiang penyangga. Umumnya Tiang-tiang penyangga rumah ini, diberi ukiran serta dilengkapi patung nenek moyang sebagai penghalau kekuatan jahat menurut adat dan kepercayaan masyarakat disana. Berikut penjelasan arsitektur rumah adat papua mod aki aksa

BAHAN MATERIAL
  • Kayu besi (oopir) digunakan sebagai tiang tengah
  • Kayu buah besar
  • Kayu batu yang paling besar
  • Kayu buah sedang
  • Jagat (mbore/pinde)
  • Tali
  • Alang-alang
  • Papan yang dikupas
  • Papan alas,
KONSTRUKSI

ATAP :

Atao rumah ini terbuat dari kayu buah sedang yang dibakar di tanah dan diikat menyerupai bentuk atap rumah pada umunya. Penutup atap terbuat dari jerami yang bertujuan mengahangkat ruangan pada malam hari.

Dinding dan Bukaan :

Dinding rumah ini terbuat dari papan dan disisakan untuk bukaan atau pintu. Jika anda masuk kedalam rumah ini anda akan merasa hangat dan gelap, karena hanya ada satu pintu dan tidak terdapat jendela. Orang-orang yang tinggal disana tidur tidak menggunakan alas dari kasur atau semacamnya, mereka hanya beralaskan papan lantai rumah mereka

Demikian penjelasan lengkap mengenai nama“Keunikan Rumah Adat Papua Rumah Hanoi (Penjelasan dan gambar)” semoga dapat bermanfaat, terima kasih untuk kunjungan ke blog BukanTrik. Silahkan baca juga artikel terkait lainnya

Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan sopan

 
Top