0 Comment
Unsur Kebudayaan suku Minangkabau Sumatera Barat.

Kebudayaan-Suku-Minangkabau-Sumatera-Barat-unsur-dan-adat-tradisi

-Kebudayaan Sumatera Barat-Postdby-BukanTrik-, budaya dan kebudayaan adalah pola eksplisit dan implisit, perilaku yang dipelajari dan diwariskan melalui simbol-simbol yang merupakan prestasi khas manusia termasuk perwujudannya dalam benda-benda budaya itu merupakan definisi yang di ungkapan oleh ahli antropolgi asing yang bernama Kroeber dan kluckhohn

Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pesisir barat pulau Sumatera dengan nama ibu kota Padang. Secara geografis Sumatera Barat berbatasan langsung dengan Samudra Hindia di sebelah barat, provinsi Jambi dan provinsi Bengkulu di sebelah selatan, provinsi Riau di sebelah timur, dan provinsi Sumatera Utara di sebelah utara.

Provinsi yang memiliki ciri khas yang identik dengan kampung halaman Minangkabau memiliki luas 42.297,30 km2, terdiri dari 12 kabupaten dan 7 kota dengan jumlah penduduk lebih dari 4.800.000 jiwa, serta memiliki 391 pulau yang 191 diantaranya belum bernama.

Seperti yang admin pernah tulis pada artikel kebudayaan indonesia bahwa Setiap suku bangsa mempunyai sistem kemasyarakatan yang diwujudkan dalam bentuk adat istiadat. didalamnya berisi suatu komplek gagasan sebagai pedoman sikap dan perilaku manusia yang menumbuhkan kompleks aktivitas masyarakat itu sendiri dalam wujud karya budaya baik spiritual maupun material

Dalam setiap masyarakat baik yang kompleks maupun yang sederhana. Ada sejumlah nilai budaya yang berkaitan hingga membentuk suatu sistem. Sistem itu merupakan pedoman konsep-konsep ideal dalam kebudayaan sebagai pendorong yang kuat dalam kehidupan warga masyarakatnya

Begitupun dengan Kebudayaan suku minangkabau sumatera barat terdapat beberapa sistem sebagai unsur-unsur budaya yang mengacu pada suku bangsa sebagai pemeran dan perkembangan budaya ditanah padang pariaman diantaranya:

A. Unsur kepercayaan dan ritual adat istiadat


Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 98% penduduk Sumatera Barat, yang kebanyakan pemeluknya adalah orang Minangkabau. Selain itu ada juga yang beragama Kristen terutama di kepulauan Mentawai sekitar 1,6%, Buddha sekitar 0,26%, dan Hindu sekitar 0,01%, yang dianut oleh penduduk bukan orang Minangkabau.

Berbagai tempat ibadah yang dapat dijumpai di setiap kabupaten dan kota di Sumatera Barat didominasi oleh masjid dan musala. Masjid terbesar adalah Masjid Raya Sumatera Barat di kota Padang yang saat ini pembangunannya masih dalam tahap penyelesaian. Sedangkan masjid tertua di antaranya adalah Masjid Raya Ganting di kota Padang dan Masjid Tuo Kayu Jao di kabupaten Solok.

Arsitektur khas Minangkabau mendominasi baik bentuk masjid maupun mushala. Seperti masjid Raya Sumatera Barat yang memiliki bangunan berbentuk gonjong, dihiasi ukiran Minang sekaligus kaligrafi, dan tidak memiliki kubah. Ada juga masjid dengan atap yang terdiri dari 3 sampai 5 lapis yang makin ke atas makin kecil dan sedikit cekung seperti Masjid Tuo Kayu Jao.

Dahulu masyarakat minangkabau mengenal berbagai upacara seperti berikut
  • Upacara tabuik dulu ada di daerah pesisir, upacara ini adalah upacara memperingati kematian hasan dan husain di padang karabela
  • Upacara kitan dan khatam, upacara yang berhubungan dengan peringatan masa peralihan dalam peralihan dalam lingkaraan hidup manusia seperti Upacara turun tanah atau turun mandi yaitu upacara menyentuhkan bayi dengan tanah untuk pertama kalinya.
Silahkan lihat penjelasan lebih lengkap pada upacara adat istiadat minangkabau

B. Unsur pemerintahan nagari


Nagari adalah satuan pemerintahan terkecil di Sumatera Barat yang sudah ada sebelum kemerdekaan Indonesia. Pemerintahan nagari merupakan suatu struktur pemerintahan yang otonom, punya teritorial yang jelas dan menganut adat sebagai pengatur tata kehidupan anggotanya, sistem ini kemudian disesuaikan dengan konstitusi yang berlaku di Indonesia, sekarang pemerintah provinsi Sumatera Barat menetapakan pemerintah nagari sebagai pengelola otonomi daerah terendah untuk daerah kabupaten menggantikan istilah pemerintah desa yang digunakan sebelumnya. Sedangkan untuk nagari yang berada pada sistem pemerintahan kota masih sebagai lembaga adat belum menjadi bagian dari struktur pemerintahan daerah.

Nagari pada awalnya dipimpin secara bersama oleh para penghulu atau datuk di nagari tersebut, kemudian pada masa pemerintah Hindia-Belanda dipilih salah seorang dari para penghulu tersebut untuk menjadi wali nagari. Kemudian dalam menjalankan pemerintahannya, wali nagari dibantu oleh beberapa orang kepala jorong atau wali jorong, namun sekarang dibantu oleh sekretaris nagari (setnag) dan beberapa pegawai negeri sipil (PNS) bergantung dengan kebutuhan masing-masing nagari. Wali nagari ini dipilih oleh anak nagari (penduduk nagari) secara demokratis dalam pemilihan langsung untuk 6 tahun masa jabatan

C. Unsur seni budaya dan kesenian


Setiap suku bangsa didunia memiliki sistem kesenian, kesenian adalah karya cipta, rasa, dam karsa manusia untuk memberi rasa nikmat atau keindahan. Karya seni bermcam-macam wujudnya seperti seni rupa (seni patung, seni relief, seni lukis dan gambar, seni rias), seni pertunjukan (seni tari,seni drama,seni vokal,seni alat musik) , dan sastra (prosa dan puisi) yang semuanya dinikmati oleh manusia dengan mata dan telinga

Dalam unsur seni Suku bangsa minangkabau banyak mengambil gagasan atau ide dari lingkungan alamnya. Dari alam sekitar dikembangkan seni bangunan, seni tari, seni music dan sastra. Diantaranya adalah sebagai berikut :

a. Seni bangunan

Seni bangunan dapat dilihat pada bangunan rumah adat minangkabau, yang disebut rumah gadang. Rumah gadang berbentuk rumah panggung yang memanjang dan didalamnya terdapat sejumlah ruangan. Ruangan tersebut diantaranya biliek sebagai ruang tidur, didieh sebagai ruang tamu, dan kadang-kadang terdapat anjeung sebagai tempat tamu terhormat. Pintu masuk terletak ditengah-tengah dinding depan

Rumah gadang ditopang oleh kayu besar yang jumlahnya banyak sekali, sejumlah ruangan yang ada , atap rumah gadang biasanya terbuat dari ijuk, tetapi adajuga yang menggunakan seng, ciri utama rumah gadang terletak pada bentuk lengkung atapnya yag disebut gonjong yang diartikan sebagai tanduk berbentuk rebung ( tunas bambu)

Gojong rumah gadang ada 6 buah dan tersusun secara simetris, tiga disebelah kiri dan 3 di sebelah kanan antaraatap dan lantai terdapat pagu, semacam lotong untuk menyimpan barang-barang yang tidak sering dipakai

Didesa balimbing yang terletak sepuluh 10 km di sebelah timur kota batu sangkar masih banyak dijumpai rumah gadang, beberapa diantaranya bahkan ada yang sudah berumur 300 tahun

silahkan baca penjelasan lengkap mengenai " keunikan rumah adat sumatera barat"

b. Seni tari

Seni tari adat minangkabau yang umum yaitu silat kucing dan silat tupai malompek. Tari ini masih dapat kita jumpai didaerah payu kumbuh dan di daerah sawah lunto sijunjung (teratak baru), biasanya kedua tari ini ditarikan pada waktu memasuki rumah gadang, pesta perkawinan, pengangkatan penghulu dan perayaan –perayaan negeri

Tari adat ini ditarikan oleh 2 orang pria yang memegang pedang sambil melakukan gerakan silat dan diiringi oleh 2 buah kendang dan 2 buah momongan lagu daerah yang digunakan antara lain cak din din, pado-pado, siamang tagagau, si calik mamenjek, capo dan anak harimau dalam gaung, tari ini menggambarkan kepahlawanan seorang hulu baling pada waktu perang tuanku imam bonjol

Selain yang tersebut diatas ada juga tari tradisional suku bangsa mingankabau misalnya tari randai, tari lilin, tari paying, dan tari serampang duabelas

silahkan baca penjelasan lengkap mengenai macam macam nama" jenis tari-tarian tradisional sumatera barat"

c. Seni musik

Alat-alat musik suku bangsa minangkabau adalah saluang dan talempong, salunag terbuat dari bamboo dan bisa kita kenal sebagai seruling atau suling, bedanya dengan seruling saluang tidak memiliki ruas dipangkalnya tetapi merupakan batang yang langsung tembus dari uung ke pangkalnya, untuk menyumbat pangkalnya di beri pelepah rumbia atau gambus Talempong merupakan alat music yang terdiri dari sederetan bilah-bilah kayu atau kunigan sebanyak Sembilan atau duabelas buah yang diletakkan pada wadah yang berbentuk perahu. Talempong dibunyikan dengan 2 buah pemukul

silahkan baca penjelasan lengkap mengenai macam macam nama "jenis alat musik tradisional sumatera barat"

d. Seni sastra

Suku bangsa minangkabau dan melayu pada umumnya terkenal dengan seniu sastranya yang berupa pantun . pantun merupakan sejenis puisi yang terdiri dari sampiran da nisi, bisa terdiri dari dua baris, 4 baris, atau lebih. Pantun seringkali berupa nasihat, tapi tak jarang pula digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat minangkabau. Namun sekarang seni ini jarang dipergunakan

e. Pakaian adat

Pakaian adat khas sumatra barat sangatlah feminim bila dilihat dari sudut busananya. Pakaian Khas sumatra barat padang di bagi menjadi dua yaitu : Pakaian Tradisional dari Minangkabau dan Pakaian Bundo Kanduang. Seorang bundo kandung mengenakan tengkuluk tanduk atau tengkuluk ikek sebagai penutup kepala. Bahannya berasal dari kain balapak tenunan Pandai Sikat Padang Panjang . Bentuknya seperti tanduk kerbau dengan kedua ujung runcing berumbai dari emas atau loyang sepuhan.

Pemakaian tengkuluk ini melambangkan bahwa perempuan sebagai pemilik rumah gadang. Seorang wanita yang telah diangkat menjadi bundo kanduang (bunda kandung) memegang peranan penting dalam kaumnya. Tidak semua wanita dapat menjadi bundo kandungan. Ia haruslah orang yang arif bijaksana, kata-katanya didengar, Ia juga merupakan peti ambon puruak , artinya tempat atau pemegang harta pusaka kaumnya.

silahkan baca penjelasan lengkap mengenai macam macam jenis " nama pakaian tradisional sumatera barat"

f. Senjata tradisional

Senjata tradisional Sumatera Barat adalah Keris dan Kurambiak atau Kerambit berbentuk seperti kuku harimau. Keris biasanya dipakai oleh kaum laki-laki dan diletakkan di sebelah depan, dan umumnya dipakai oleh para penghulu terutama dalam setiap acara resmi ada terutama dalam acara malewa gala atau pengukuhan gelar, selain itu juga biasa dipakai oleh para mempelai pria dalam acara majelis perkawinan yang masyarakat setempat menyebutnya baralek. 

Sedangkan kerambit merupakan senjata tajam kecil yang bentuknya melengkung seperti kuku harimau, karena memang terinspirasi dari kuku binatang buas tersebut. Senjata mematikan ini dipakai oleh para pendekar silat Minang dalam pertarungan jarak pendek yang biasanya merupakan senjata rahasia, terutama yang menggunakan jurus silat harimau. Berbagai jenis senjata lainnya juga pernah digunakan seperti tombak, pedang panjang, panah, sumpit dan sebagainya

Silahkan lihat penjelasan lengkap mengenai nama macam-macam “ jenis senjata tradisional dari daerah sumatera barat

Demikian penjelasan lengkap seputar “Keunikan Kebudayaan Suku Minangkabau Sumatera Barat ” semoga dapat bermanfaat, terima kasih untuk kunjungan ke blog BukanTrik. Silahkan baca juga artikel terkait lainnya

Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan sopan

 
Top