0 Comment
Keunikan KeBudayaan provinsi yogyakarta

Keunikan-Kebudayaan-suku-Jawa-Provinsi-Yogyakarta

-Kebudayaan Yogyakarta-Postedby-BukanTrik-, Sebelum Indonesia merdeka, YOGYAKARTA merupakan daerah yang mempunyai pemerintahan sendiri atau disebut Zelfbestuurlandschappen/ Daerah Swapraja, yaitu Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman. Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat didirikan oleh Pangeran Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1755, sedangkan Kadipaten Pakualaman didirikan oleh Pangeran Notokusumo (saudara Sultan Hamengku Buwono II) yang bergelar Adipati Paku Alam I pada tahun 1813

KeBUDAYAan merupakan gagasan yang menjadi sumber sikap dan tingkah laku manusia dalam kehidupan sosial BUDAYA. Nilai Budaya dapat kita lihat, kita rasakan dalam sitem kemasyarakatan/ kekerabatan yang diwujudkan dalam bentuk adat istiadat, misalnya didalam sistem kemasyarakatan yang menyangkut hubungan antara anak dan ayah, anak dan ibu, saudara dan saudara, kemenakan dan paman, menantu dan mertua, dan seterusnya

Manifestasi CONTOH BUDAYA Nasional dapat kita saksikan dari cara berpakaian, cara berbahasa, cara berperilaku, dari peralatan atau senjata tradisional , materi atau artefak yang dimiliki bangsa indonesia.

masyarakat YOGYAKARTA yang terletak di bagian tengah-selatan Pulau Jawa, memiliki beberapa sistem sebagai Unsur-Unsur BUDAYA yang mengacu pada suku bangsa sebagai pemeran dan perkembangan BUDAYA masyarakat daerah istimewa berikut contoh dan penjelasan beberapa unsur KEBUDAYAAN diantaranya sebagai berikut:

A. UNSUR KEPERCAYAAN DAN RITUAL ADAT ISTIADAT


Daerah Istimewa YOGYAKARTA termasuk wilayah yang masih memegang teguh adat istiadat BUDAYA kejawen yaitu Pengaruh kepercayaan animisme, Hindu dan Budha yang masih sangat kental itu yang terlihat dalam segi bentuk dan tata ruang seperti pada rumah adat Joglo contohnya: Dalam rumah adat Joglo, umumnya sebelum memasuki ruang induk kita akan melewati sebuah pintu yang memiliki hiasan sulur gelung atau makara. Hiasan ini ditujukan untuk tolak balak, menolak maksud – maksud jahat dari luar hal ini masih dipengaruhi oleh kepercayaan animisme

Pengaruh Agama Islam yang berbaur dengan kepercayaan animisme, agama Hindu dan Budha masih mengakar kuat dan itu sangat berpengaruh dalam adat istiadat dan UPACARA ADAT yang menjadi bagian dari KEBUDAYAAN masyarakat JOGYAKARTA

Agama islam berkembang baik di pulau jawa hal ini tampak dari banyaknya bangunan –bangunan tempat ibadat agama ini. Agama islam adalah agama mayoritas masyarakat jawa. Selain itu ada juga penganut agama katolik dan kristen protestan, hindu, budha dan aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Kebanyakan orang jawa percaya bahwa hidup manusia ini sudah diatur dalam alam semesta. Sehingga tidak sedikit dari mereka bersikap nrimo, yaitu menyerahkan diri pada takdir. Selain itu orang jawa percaya kepada kekuatan atau kesakten (kesaktian) yang terdapat pada benda-benda pusaka seperti keris, gamelan, dan lain-lain

Mereka juga mempercayai keberadaan arwah atau roh leluhur dan makhluk-makhluk halus seperti memedi, lelembut, tuyul, demit, serta jin yang menempati alam sekitar tempat tinggal mereka, menurut kepercayaan, makhluk tersebut dapat mendapatkan kesuksesan, kebahagian, ketentraman atau keselamatan, tetapi sebaliknya ada juga mahluk halus yang dapat menimbulkan ketakutan atau kematian

Selamatan merupakan acara makan bersama atas makanan yang telah diberi doa sebelum dibagi-bagikan, sesuai dengan peristiwa atau kejadian dalam kehidupan sehari-hari upacara selamatan dapat digolongkan kedalam 4 macam seperti berikut
  • Selamatan dalam rangka lingkaran hidup seseorang, jenis selamatan ini meliputi hamil tujuh bulan, kelahiran, potong rambut pertama, menyentuh tanah untuk pertama kali, menusuk telinga, sunat, kematian, [eingatan, serta saat-saat kematian
  • Selamatan yang bertalian dengan bersih desa, jenis selamatan ini meliputi upacara sebelum penggarapan tanah pertanian dan setelah panan padi
  • Selamatan yang berhubungan dengan hari-hari serta bulan-bulan besar islam
  • Selamatan yang berkaitan dengan peristiwa khusus, jenis selamatan ini meliputi perjalanan jauh, menempati rumah baru, menolak bahaya (ngruwat) janji kalau sembuh dari sakit (kaul) dan lain-lain Seperti Masyarakat Jawa Timur, dan Jawa Tengah, masyarakat YOGYAKARATA pun memiliki ikatan
yang berdasarkan persahabatan dan teritorial. Berbagai UPACARA ADAT yang diselenggarakan pun memiliki kesamaan dan kemiripan antara lain: tingkepan babaran (upacara menjelang lahirnya bayi), sepasaran (upacara setelah bayi berusia lima hari), pitonan (upacara setelah bayi berusia tujuh bulan), sunatan, pacangan. (upacara usia kehamilan tujuh bulan bagi anak pertama),.

Silahkan baca penjelasan lengkap mengenai contoh nama macam-macam “upacara adat istiadat dan sistem kepercayaan suku jawa yogyakarta

B. UNSUR kekeluargaan dan kekerabatan


Setiap masyarakat mempunyai tatanan BUDAYA berupa adat istiadat dan aturan –aturan, tatanan ini muncul untuk menjaga kesatuan dalam masyarakat. Kesatuan sosial yang paling dekat dan eret adalah kesatuan kekerabatan yang berupa keluarga inti/ batih dan kaum kerabat lain

Kekerabatan adalah suatu unit sosial yang tiap-tiap individunya mempunyai hubungan keturunan dan hubungan darah. Hubungan kekerabatan terbentuk berdasarkan keturunan dan perkawinan. Dalam sistem kekerabatan dikenal seperangkat istilah kekerabatan yang dihubungkan dengan seperangkat pola-poal perilaku dan siukap tertentu yang berhubungan dengan adat istiadat setempat

Kekerabatan terbentuk karena keluarga lama-kelamaan semakin besar dan tidak mungkin termuat dalam satu rumah, maka dengan sendirinya keluarga tersebut akan mengalami perluasan. Perluasan ini lah yang pada akhirnya akan menimbulkan sistem kekerabatan bilateral dan unilateral

Seperti halnya suku jawa tengah , yogyakarta pun memiliki sistem Kekerabatan yang sama yaitu sistem kekerabatan bilateral atau disebut juga kekerabatan parental (parent artinya orangtua) kekerabatan ini menarik garis keturunan dari ayah dan ibu sehingga kita memiliki 2 orang kakek dan 2 orang nenek baik dari ayah maupun dari ibu, namun pada umumnya kekerabatan bilateral hampir terdapat di seluruh suku bangsa indonesia

C. UNSUR PEREKONOMIAN


Untuk bertahan dan melangsungkan kehidupan tentunya manusia sebagai mahkluk hidup memerlukan dan membutuhkan makan sebagai bentuk melangsungkan kehidupan dan pada umumnya masyarakat indonesia pada jaman dahulu dan sekarang memiliki beberapa mata pencaharian sebagai sumber mencari makanan yang di butuhkan disesuaikan dengan keadaan alam dan lingkungan sekitarnya

Suku jawa di yogyakarta pun hampir sama dengan suku jawa yang ada di provinsi jawa tengah dan jawa timur yaitu Bercocok tanam dengan sistem irigasi yang menetap dengan menggunakan sistem perairan sungai sehingga membuat tanah yang sangat subur. Diindonesia banyak suku-suku bangsa yang tadinya bercocok tanam diladang berubah menjadi petani menetap dengan irigasi

Perubahan demikian terjadi didaerah yang penduduknya mencapai kepadatan yang melebihi kira-kira 50 jiwa tiap satu kilometer persegi, dewasa ini hampir semua masyarakat pedesaan di indonesia khususnya di jawa bercocok tanam dengan irigasi

D. UNSUR SENI DAN KESENIAN


DIY mempunyai beragam potensi budaya, baik budaya yang tangible (fisik) maupun yang intangible (non fisik). Potensi budaya yang tangible antara lain kawasan cagar budaya dan benda cagar budaya sedangkan potensi budaya yang intangible seperti gagasan, sistem nilai atau norma, karya seni, sistem sosial atau perilaku sosial yang ada dalam masyarakat. diantaranya sebagai berikut

a. Seni budaya bangunan

Seni bangunan yang dimaksud adalah arsitektur rumah adat, di yogyakarta model rumah adatnya dirancang tanpa kamar-kamar, serambi depan merupakan tempat menerima tamu laki-laki, sedangkan serambi belakang merupakan tempat menerima tamu perempuan. Pintu masuknya ada di samping rumah .

Rumah adat ini tidak mempunyai pintu belakang kemungkinan alasannya adalah untuk menjaga keamanan.sedangkan dijawa tengah , istana mangkunegaraan merupakan puncak rumah adat jawa asli. Rumah adat ini terdiri dari tiga ruangan yaitu dalam, pringgitan dan pendopo.

Dalem adalah ruangan utama tempat tinggal keluarga, pringgitan adalah tempat untuk menyelengara kan wayang , dan pendopo adalah tempat menerima tamu dan penyelenggaraan upacara adat dan kesenian

Untuk rumah rumah penduduk secara umum ada 3 bentuk yaitu rumah limasan, rumah adat joglo dan rumah serotong, bentuk limasan adalah bentuk rumah yang paling banyak dimiliki masyarakat jawa

Silahkan baca pejelasan lengkap mengenai” keunikan rumah adat provinsi D.i Yogyakarta

b. Seni budaya tari

Perkembangan tari tradisional jogyakarta dapat dibedakan berdasarkan latar belakang atau historis kultur dan geografisnya, yang mana menurut data bahwa kesenian jawa tengah terbagi menjadi 2 etnis yang dominan dan beberapa sub etnis yang masing-masing sub etnis ini memiliki ciri tersendiri yang mempengaruhi budaya seni tari.

Ada beberapa nama jenis tarian yang sangat populer di daerah jogyakarta diantaranya ada tari reog ponorogo, tari remo, Tari gandrung Banyuwangi , Tari Jaranan Buto , Tari Reog Kendang , Tari Wayang Topeng , Tari Glipang , Tari Gembu , serta Tari Beskalan dan menjadi bagian dari kultur budaya orang jawa

Silahkan baca penjelasan lengkap mengenai” nama jenis tari tradisional provinsi D.I yogyakarta

c. Seni budaya music

Gamelan merupakan salah satu budaya seni alat musik jawa yang sangat terkenal. Gamelan adalah jenis alat music pukul perkusi yang terbuat dari besi kuningan atau perunggu. Seperangkat gamelan biasanya terdiri dari gambang , boning,, boring penerus, gender, sienter, saron, peking, kenong, kempul dan gong. Selain itu juga dilengkapi dengan kendang, seruling, rebab dan siter

Sedangkan solawatan merupakan seni music rakyat bersifat keagamaan didaerah Yogyakarta, kata solawatan berasal dari bahasa arab sholawat yang berarti pujaan dan sanjungan terhadap Alloh SWTdan Rasul Muhammad SAW. Alat-alat music yang dipergunakan terdiri dari lima buah terbang sejenis rebana dari berbagai ukuran dan dua buah angklung

Silahkan baca penjelasan lebih lengkap mengenai nama macam macam “ jenis alat musik tradisional yogyakarta

d. Seni budaya pertunjukan

Seni pertunjukan masyarakat jawa yang paling terkenal adalah wayang, wayang ini ada banyak jenisnya wayang orang, wayang kulit, wayang golek, wayang klitik dan wayang beber. Cerita yang dibawakan kebanyakan cerita mahabrata atau Ramayana. Pertunjukan wayang diiringi oleh music gamelan lengkap dengan sindennya

Seni pertunjukan lain dari masyarakat jawa adalah ketoprak, ludruk, dan kentrung. Pertunjukan ini lebih bersifat teatrikal dan ceritanya tidak terbatas ada cerita mahabrata dan Ramayana

e. Seni budaya kerajinan

Seni bangsa jawa memiliki beberapa macam kerajinan, batik merupakan salagh satu kerajinan kain /tektil yang dibuat dengan cara dilukis menggunakan canting dan lilin malam atau dicap. Corak batiksanagt beragam yang juga ditentukan oleh tempat pembuatannya seperti solo, Yogyakarta dan pekalongan , seni kerajinan lain misalnya ukiran, seperti yang terdapat di jepara, perak dan tembikar

f. Pakaian adat

Jenis busana (pakaian adat) dan kelengkapannya yang dipakai oleh kalangan wanita Jawa, khususnya di lingkungan budaya Yogyakarta dan Surakarta, Jawa Tengah adalah baju kebaya, kemben dan kain tapih pinjung dengan stagen. Baju kebaya dikenakan oleh kalangan wanita bangsawan maupun kalangan rakyat biasa baik sebagai busana sehari-hari maupun pakaian upacara adat Untuk busana sehari-hari umumnya wanita Jawa menggunakan dua macam kebaya, yaitu kebaya pendek yang berukuran sampai pinggul dan kebaya panjang yang berukuran sampai ke lutut.dan di sesuaikan dengan acara tertentu

Silahkan baca penjelasan lengkap mengenai “jenis pakaian adat pria dan wanita provinsi DI Yogyakarta

g. Senjata tradisional

Senjata tradisional merupakan produk budaya yang lekat hubungannya dengan suatu masyarakat. Selain digunakan untuk berlindung dari serangan musuh, senjata tradisional juga digunakan dalam kegiatan berladang dan berburu. Lebih dari fungsinya, senjata tradisional kini menjadi identitas suatu bangsa yang turut memperkaya khazanah kebudayaan nusantara. Senjata Tradisional dari Jogyakarta yaitu Keris,

Silahkan baca juga penjelaan lengkap mengenai”nama jenis senjata tradisional provinsi jogyakarta

Demikian penjelasan lengkap seputar “Keunikan Kebudayaan suku jawa provinsi yogyakarta” semoga dapat bermanfaat, terima kasih untuk kunjungan ke blog BukanTrik. Silahkan baca juga artikel terkait lainnya

Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan sopan

 
Top